Sabtu, 01 September 2018

Resensi Buku


Judul buku                  : Harmony @ Work “Menyelaraskan Kerja Tim dan Individu”
Penulis Buku              : Indayati Oetomo
Penerbit                      : C.V ANDI OFFSET (Penerbit Andi)
Tahun Terbit               : 2014
Tebal Halaman           : 68 Halaman
Sinopsis Buku :
Buku ini membahas tentang keselarasan bekerja sama dalam sebuah tim dan bekerja mandiri. Kerja sama tim dibutuhkan dalam sebuah organisasi maupun perusahaan. Dibutuhkan kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Tim kerja yang solid sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Dalam sebuah tim juga dibutuhkan seorang pemimpin dalam membetuk tim kerja yang solid. Peran pemimpin sangat berpengaruh dalam kinerja anggotanya.
Dalam dunia kerja memang dibutuhkan kerja tim untuk mencapai tujuan perusahaan akan tetapi sikap mandiri seorang karyawan juga juga dibutuhkan. Sebagai seorang karyawan harus bisa menempatkan diri kapan saatnya harus bekerja tim dan kapan harus bekerja individu. Kita harus bisa melakukan keduanya secara selaras atau seimbang.
Untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik dibutuhkan tim kerja yang baik pula. Dalam membangun tim kerja yang solid dibutuhkan seorang pemimpin. Peran pemimpin sebagai panutan dalam sebuah tim sangat penting dalam membentuk tim kerja yang solid. Dalam sebuah tim kita harus bisa bekerja sama bila ada perbedaan pendapat pikirkan dengan baik pendapat itu dan jangan terburu-buru menghakimi bahwa pendapat itu buruk.
Selain bekerja tim kita juga perlu bekerja secara individu. Oleh karena itu kita juga perlu membangun karakter pribadi yang mandiri. Kita harus bisa bertanggung jawab dengan pekerjaan yang kita jalani, mampu mengatasi masalah yang dihadapi, mempunyai wawasan global dan mampu mengambil keputusan dalam setiap persoalan yang dihadapi. Jika memiliki pekerjaan sampingan kita harus bisa berkomitmen terhadap pekerjaan utama jangan sampai karena mengutamakan pekerjaan sampingan, pekerjaan utama menjadi terbengkalai. Apabila ingin pindah kerja kita sebaiknya berpamitan dengan etika yang baik jangan membuat konflik dan kesan buruk saat perpisahan. Sebagai seorang yang profesional kita harus bisa mengontrol diri untuk tidak membawa masalah pribadi ke dalam lingkungan kerja.
Kesimpulannya kita harus bisa menyelaraskan antara kerja tim dan kerja individu untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang baik. Kita harus bisa menempatkan kapan dan dimana kita kerja tim dan kapan kita bekerja individu. Bekerja sama dalam kerja tim yang solid dan bekerja mandiri saat bekerja secara individu. 
Kelebihan Buku       :
·         Buku ini memuat  cara menyelaraskan kerja tim dan kerja individu.
·         Terdapat kotak-kotak kecil berisi saran-saran positif di dalam buku ini.
·         Penyusunannya bagus sehingga mudah untuk dimengerti oleh pembaca.
Kekurangan Buku    :
·         Penampilan isi buku kurang menarik karena tidak disertai ilustrasi yang menarik dan hanya berwarna hitam, putih, dan biru.
Saran     :
Menurut isi buku tentang cara menyelaraskan kerja tim dan kerja individu buku ini cocok dibaca oleh aktivis organisasi, mahasiswa, calon pegawai, dan karyawan.


Buku Harmony @ Work “Menyelaraskan Kerja Tim dan Individu” dari perpustakaan UNY

Sabtu, 25 Agustus 2018

Penanaman Karakter Profetik Melalui PKKMB FIP UNY 2018


Penanaman karakter profetik melalui PKKMB Fakultas Ilmu Pendidikan ini diharapkan dapat melahirkan generasi-generasi pendidik yang dapat menjadi teladan bagi orang lain terutama orang yang dididik. Diharapkan dengan mengikuti PKKMB mahasiswa dapat menjadi generasi pendidik dan calon pemimpin yang berjiwa profetik untuk mewujudkan Fakultas Ilmu Pendidikan sebagai pencerah dan pembaharu pendidikan. Pencerah merupakan seorang yang dapat menyelesikan masalah dan kritis dalam menangani permasalahan merka mampu menjadikan dirinya sendiri sebagi teladan dan dapat memberikan solusi terhadap berbagai masalah terutama dalam pendidikan. Sedangkan pembaharu pendidikan merupakan seorang yang dapat memberi solusi, inovasi, dalam pembaharuan pendidikan di Indonesia.
Sosok generasi mahasiswa yang dapat mewujudkan cita-cita menjadi pencerah dan pembaharu pendidikan adalah mahasiswa yang berjiwa profetik dan memiliki nilai-nilai religius, kreatif, humanis, kritis, dan kontributif terhadap pendidikan Indonesia.
1.      Religius
Religius disini diartikan sebagai sikap dan perilaku mahasiswa untuk memahami, menyadari, serta mengaktualisasi nilai-nilai ajaran agama yang dipeluk dan diyakininya dalam konteks kehidupan sehari-har, baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun bangsa dan negara.
2.      Humanis
Humanis merupakan sikap memanusiakan manusia dan mampu hidup toleransi agar terwujudnya hidup yang baik sesuai sila ke-2 Pancasila tentang kemanusiaan yang adil dan beradab agar terciptanya sikap saling mengargai dan menghormati akan perbedaan, kebebasan berpendapat serta tidak memaksakan kehendak.
3.      Kreatif
Kreatif yaitu mendayagunakan pikiran dan sumber daya yang ada disekelilingnya untuk menemukan suatu hal baru untuk memberikan inovasi pada pendidikan untuk memperbarui dan melakukan evaluasi terhadap suatu rancangan maupun yang telah terlaksana.
4.      Kritis
Kritis adalah sikap peduli terhadap masalah yang dihadapi dan dapat menyelesaikan masalah terutama dalam pendidikan.
5.      Kontributif
Kontributif disini artinya mahasiswa dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang dimasyarakat khususnya pendidikan berkaitan dengan pencerah dan pembaharu pendidikan dari ini peran pemuda sangat berarti untuk ikut terlibat dalam menyelesaikan masalah yang ada.
Melalui PKKMB ini diharapkan dapat menciptakan generasi pembaharu dan pencerah pendidikan Indonesia kelak.






Sumber : Artikel Bedah Tema PKKMB FIP UNY (Dwi Ari Wibowo & Malisa Bunga Hati)

Peran Manajer Muda Sebagai Agen Perubahan dan Pencerah Pendidikan Indonesia


Manajer mempunyai peran yang sangat penting bagi setiap lembaga. Manajer adalah seseorang yang menjadi pengatur jalannya sebuah lembaga. Dalam rangka memajukan pendidikan di Indonesia, peran seorang manajer muda sangat dibutuhkan sebagai generasi pencerah pendidikan. Seorang manajer bertugas memimpin dan memanage suatu lembaga atau organisasi.
Dalam menangani masalah pendidikan di Indonesia yang sedang gawat darurat ini diperlukan peran seorang manajer muda yang akan menjadi agen perubahan menuju Indonesia yang lebih baik. Indonesia butuh seorang yang mau keluar dari zona nyaman orang yang akan menjadi penggerak perubahan bukan orang yang hanya ingin berada di zona nyaman. Sumbangan pemikiran para generasi muda saat ini akan sangat berarti bagi masa depan Indonesia kelak. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus berperan serta aktif menghadapi permasalahan pndidikan di Indonesia saat ini, kalau bukan kita lalu siapa? Kalau bukan dari sekarang lalu mulai kapan?
Kondisi pendidikan Indonesia saat ini mempunyai banyak sekali masalah yang sedang membutuhkan bantuan para generasi muda yang dapat memberikan terobosan bagi masalah-masalah itu. Kontribusi seorang manajer muda sangat berarti bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Seorang manjer muda yang mampu mengabdi kepada masyarakat dan menyumbangkan ide-idenya bagi kemajuan Indonesia.
Untuk mewujudkan pendidikan Indonesia yang diakui dunia kita perlu memikirkan strategi dan melakukan penelitian pendidikan mulai sekarang. Dalam realisasinya kita harus bekerja bersama melangkah bersama untuk mencapai tujuan Pendidikan Indonesia yang lebih baik. Kekuatan para generasi muda jika bersatu pasti akan membawa perubahan untuk Indonesia. Manajer muda sebagi seorang pemimpin sangat dibutuhkan untuk mengatur jalannya proses perubahan.
Sebagai pemuda Indonesia kita wajib ikut berperan serta aktif dalam memberikan ide-ide bagi permasalahan negeri ini.